Sabtu, 28 Oktober 2017

Kemuliaan Tuhan Memenuhi Bait-Nya

Khutbah menghurai satu masalah

Pendahluan
Tema yang ditetapkan oleh jemaat kemuliaan Tuhan memenuhi Bait-Nya.  Ketika saya berdoa kepada Tuhan mengapa jemaat Tuhan memilih tema ini, Tuhan memberitahukan kepadaku bahawa jemaat ditempat ini sebenarnya rindu supaya kemuliaan Tuhan itu memenuhi mereka.  Kerinduan jemaat ditempat ini ialah mereka menginginkan kehadiran Allah di dalam gerejanya dan mereka dapat melihat dan merasakan kehadiran Allah.  Saya percaya bahawa jemaat ditempat ini ingin mendapatkan pengertian apakah itu kemuliaan Tuhan dan bagaimana mereka pasti Ia memenuhi bait-Nya.  
Menurut kamus dewan bahasa kata mulia diertikan sebagai kedudukan, pangkat, martabat, luhur, terhormat dan tertinggi.  Manakala kata kemuliaan pula diertikan dengan sederhana iaitu kebesaran, kehormatan, dan keluhuran.  Di dalam bahasa Ibrani kata “Kavod” diterjemahkan sebagai kemuliaan yang mengacuh kepada nilai.  Jika kata ini ditujukan kepada manusia maka ia menjurus pada kekayaan, kemegahan atau potensi dan seringkali juga diterjemahkan sebagai kehormatan.  Kata ini seringkali ditujuhkan kepada raja, anak-anak raja, keluarga diraja yang terdekat dan kepada orang-orang baik.  
Kata memenuhi pula menurut kamus dewan bahasa edisi yang ke 3 mengertikan sebagai mengisi (memuatkan) erti dari kata dasarnya ‘penuh’ bererti seharusnya berisi dan tidak sedikitpun yang kosong dengan kata lain tiada kata kurang bererti benar-benar cukup.  
Sebenarnya jemaat Tuhan seringkali juga melihat, merasakan, kemuliaan Tuhan memenuhi Bait-Nya tetapi yang menjadi masalah ialah kurangnya pengertian dan kesedaran akan perkara tersebut, oleh itu pada hari ini saya akan membawa jemaat Tuhan untuk mengerti kemuliaan Tuhan dan harapan Tuhan supaya jemaat mempunyai dan mendapatkan kesedaran tentang hal ini.

Tema: Kemuliaan Tuhan Memenuhi Bait-Nya
Teks: Bilangan 14:21
“Hanya, demi Aku yang hidup dan kemuliaan TUHAN memenuhi seluruh bumi”

TEKS: KELUARAN 24: 16-17
24:16 Kemuliaan TUHAN diam di atas gunung Sinai, dan awan itu menutupinya enam hari lamanya; pada hari ketujuh dipanggil-Nyalah Musa dari tengah-tengah awan itu.
24:17 Tampaknya kemuliaan TUHAN sebagai api yang menghanguskan di puncak gunung itu pada pemandangan orang Israel.


Malam ini kita akan belajar tentang kemuliaan Tuhan, dengan cara apa kemuliaan-Nya dinyatakan dan bagaimana Ia memenuhi bait-Nya.

A. Kemuliaan Tuhan
Apa itu kemuliaan Tuhan adalah pertanyaan yang seharusnya ditanyakan dan itu adalah pertanyaan yang wajar.

Kemuliaan Tuhan sebenarnya menunjukkan pernyataan dari sifat dan kehadiran-Nya kepada umat manusia.  Kemuliaan Tuhan ini dapat dilihat melalui kehadiran dan karya-Nya.

i.  Dari seluruh ciptaan-Nya (Kej 1 & apa yg kita lihat sekarang)
ii.  Dalam kitab Pantateukh (5 Kitab Tulisan Musa) kemuliaan Tuhan itu berjalan bersama umat-Nya keluar dari tanah Mesir.  Kelihatan dalam bentuk tiang awan pada waktu siang dan tiang api pada waktu malam (Kel 16: 7, 10).  Kemudian tiang awan itu berhenti di gunung Sinai dan disitu Musa melihat kemuliaan Tuhan dengan jelas (Kel 24: 15-18)

Maka Musa mendaki gunung dan awan itu menutupinya.  Kemuliaan TUHAN diam di atas gunung Sinai, dan awan itu menutupinya enam hari lamanya; pada hari ketujuh dipanggil-Nyalah Musa dari tengah-tengah awan itu.  Tampaknya kemuliaan TUHAN sebagai api yang menghanguskan di puncak gunung itu pada pemandangan orang Israel.  Masuklah Musa ke tengah-tengah awan itu dengan mendaki gunung itu. Lalu tinggallah ia di atas gunung itu empat puluh hari dan empat puluh malam lamanya. (Kel 24: 15-18)

iii.  Kesemua bahagian tentang pernyataan kemuliaan Tuhan dikaitkan dengan awan, api, petir, angin badai dan guruh.  Kekadang dengan cahaya yang menyilaukan mata sehingga tiada seorang pun yang mampu untuk melihat kemuliaan Tuhan.

1 Tim 6:16 Dialah satu-satunya yang tidak takluk kepada maut, bersemayam dalam terang yang tak terhampiri. Seorang pun tak pernah melihat Dia dan memang manusia tidak dapat melihat Dia. Bagi-Nyalah hormat dan kuasa yang kekal! Amin

1 Raj 19:11-13 Lalu firman-Nya: "Keluarlah dan berdiri di atas gunung itu di hadapan TUHAN!" Maka TUHAN lalu! Angin besar dan kuat, yang membelah gunung-gunung dan memecahkan bukit-bukit batu, mendahului TUHAN. Tetapi tidak ada TUHAN dalam angin itu. Dan sesudah angin itu datanglah gempa. Tetapi tidak ada TUHAN dalam gempa itu.  Dan sesudah gempa itu datanglah api. Tetapi tidak ada TUHAN dalam api itu. Dan sesudah api itu datanglah bunyi angin sepoi-sepoi basa.  Segera sesudah Elia mendengarnya, ia menyelubungi mukanya dengan jubahnya, lalu pergi ke luar dan berdiri di pintu gua itu. Maka datanglah suara kepadanya yang berbunyi: "Apakah kerjamu di sini, hai Elia?" 
v.  kitab-kitab sejarah menceritakan tentang Bait Allah sebagai tempat dimana Kemuliaan Tuhan dilihat (1 Raj 8: 11; 2 Taw 7: 1-3).

1 Raj 8:11 sehingga imam-imam tidak tahan berdiri untuk menyelenggarakan kebaktian oleh karena awan itu, sebab kemuliaan TUHAN memenuhi rumah TUHAN. 
2 Taw 7:1-3 Setelah Salomo mengakhiri doanya, api pun turun dari langit memakan habis korban bakaran dan korban-korban sembelihan itu, dan kemuliaan TUHAN memenuhi rumah itu.  Para imam tidak dapat memasuki rumah TUHAN itu, karena kemuliaan TUHAN memenuhi rumah TUHAN.   Ketika segenap orang Israel melihat api itu turun dan kemuliaan TUHAN meliputi rumah itu, berlututlah mereka di atas lantai dengan muka mereka sampai ke tanah, lalu sujud menyembah dan menyanyikan syukur bagi TUHAN: "Sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya."


B.  Pernyataan kemuliaan Allah.
i.  Kemuliaan-Nya dinyatakan didalam;
· Kristus (Yoh 1:1,14; 2 Kor  4: 6; Ibr 1: 3)
Yoh 1:1 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. 14. Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran. 
2 Kor 4:6 Sebab Allah yang telah berfirman: "Dari dalam gelap akan terbit terang!", Ia juga yang membuat terang-Nya bercahaya di dalam hati kita, supaya kita beroleh terang dari pengetahuan tentang kemuliaan Allah yang nampak pada wajah Kristus.

Ibr 1:3 Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan. Dan setelah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi, 
· Dalam nama-Nya (Ul 28: 58; Neh 9: 5)
· Kekudusan-Nya (Kel 15: 11)
· Perkerjaan tangan-Nya/ karya-Nya (MAz 19: 2; 111: 3)
· Kuasa-Nya (Kel 15: 1,6; Rm 6: 4)

ii.  Kemuliaan-Nya dinyatakan sebagai sesuatu yang;
· Besar (Maz 138: 5)
· Kekal (Maz 8: 2;113: 4)
· Agung (Maz 8: 2; 113: 4)

iii.  Kemuliaan-Nya dinyatakan kepada
1. Musa (Kel 34: 5-7; 33: 18-23)
2. Stefanus (Kis 7: 55)
3. Jemaat-Nya (maz 102: 17)

C.  Ia memenuhi Bait-Nya (Yeh 43: 5)

Yeh 43:5 Roh itu mengangkat aku dan membawa aku ke pelataran dalam, sungguh, Bait Suci itu penuh kemuliaan TUHAN.
i.  Pertama sekali Kemuliaan Tuhan memenuhi kemah suci.

Kel 40:34-35 Lalu awan itu menutupi Kemah Pertemuan, dan kemuliaan TUHAN memenuhi Kemah Suci, sehingga Musa tidak dapat memasuki Kemah Pertemuan, sebab awan itu hinggap di atas kemah itu, dan kemuliaan TUHAN memenuhi Kemah Suci. 
ii. Ia memenuhi bait-Nya di Yerusalem yang didirikan oleh raja Salomo.
2 Taw 7:1-3 Setelah Salomo mengakhiri doanya, api pun turun dari langit memakan habis korban bakaran dan korban-korban sembelihan itu, dan kemuliaan TUHAN memenuhi rumah itu.  Para imam tidak dapat memasuki rumah TUHAN itu, karena kemuliaan TUHAN memenuhi rumah TUHAN.  Ketika segenap orang Israel melihat api itu turun dan kemuliaan TUHAN meliputi rumah itu, berlututlah mereka di atas lantai dengan muka mereka sampai ke tanah, lalu sujud menyembah dan menyanyikan syukur bagi TUHAN: "Sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya."
iii.  Apabila Dia memenuhi bait-Nya itu bererti kita telah:
· Memelihara hokum-hukum-Nya (Kel 20) 10 Hukum Allah dll.
· Taat kepada-Nya
· Kita menjaga kekudusan kita dan persekutuan kita dengan-Nya

iv. kemuliaan Tuhan itu akan hilang dari bait Tuhan kerana: (Yeh 10)
· Berhala (Yeh 8)
· Kefasikan (Yeh 9)
· Terdapat nabi palsu dan pemberitaan palsu (Yeh 13)

Aplikasi
1. kemuliaan Tuhan menunjukkan kebesaran Tuhan bahawa Ia adalah Allah satu-satunya berkuasa, kudus, maha tahu dan maha hadir.
2. marilah kita sujud menyembag Dia, menaikkan puji-pujian penyembahan kita kepada-Nya atas segala yang di lakukan-Nya
3. jika sebelum ini kita belum mengetahui dan belum pernah menyembah Dia maka sekarang inilah waktunya.  Mari kita datang kepadanya dengan rendah hati maka Dia akan memberikan pengampunan kepada kita.
4. Tuhan berkenan pada penyembahan yang benar dan Ia sengan bila kita memuliakan Dia dalam seluruh keperibadian kita.
Aplikasi
1. pujilah dan sujud hormat kepada Dia yang menyatakan kemuliaan-Nya yang hebat.
2. kemuliaan Tuhan menakutkan bagi orang yang tidak mengenalinya tetapi menjadi kesukaan bagi orang yang mengikuti Dia sebab kemuliaan-Nya menandakan bahawa Ia berserta jemaAT-Nya itu adalah satu jaminan yang pasti bahawa Dia telah menjadi Allah mereka dan keselamatan adalah milik mereka atas kurnia dari Tuhan sendiri.
3. marilah membawa lebih ramai jiwa-jiwa untuk mengikuti dan mengenal akan kemuliaan-Nya yang menyelamatkan ini.  
Aplikasi
Allah sememengnya ingin memenuhi semua bait yang didirikan kita asalkan kita taat pada segala hukum-hukum-Nya.  Taat setia untuk beribadah kepadanya dan tidak menyembah berhala dll.

Khamis, 19 Oktober 2017

RAHSIAH MENANTIKAN TUHAN

Tema: Rahasia Menantikan Tuhan

Teks:  Habakuk 2:1-5 (TB)

 Aku mau berdiri di tempat pengintaianku dan berdiri tegak di menara, aku mau meninjau dan menantikan apa yang akan difirmankan-Nya kepadaku, dan apa yang akan dijawab-Nya atas pengaduanku.
Lalu TUHAN menjawab aku, demikian: "Tuliskanlah penglihatan itu dan ukirkanlah itu pada loh-loh, supaya orang sambil lalu dapat membacanya.
Sebab penglihatan itu masih menanti saatnya, tetapi ia bersegera menuju kesudahannya dengan tidak menipu; apabila berlambat-lambat, nantikanlah itu, sebab itu sungguh-sungguh akan datang dan tidak akan bertangguh.
Sesungguhnya, orang yang membusungkan dada, tidak lurus hatinya, tetapi orang yang benar itu akan hidup oleh percayanya.
Orang sombong dan khianat dia yang melagak, tetapi ia tidak akan tetap ada; ia mengangakan mulutnya seperti dunia orang mati dan tidak kenyang-kenyang seperti maut, sehingga segala suku bangsa dikumpulkannya dan segala bangsa dihimpunkannya."

http://www.bibleforandroid.com/v

        Pada saat bangsa Israel berada dalam kesesakan, Habakuk selaku seorang nabi telah menjadi perantara antara Tuhan dengan bangsa Israel, dan ia berkata : ”Aku mau berdiri di tempat pengintaianku dan berdiri tegak di menara, aku mahu meninjau dan menantikan apa yang akan difirmankanNya kepadaku, dan apa yang akan dijawabNya atas pengaduanku.” Ia senantiasa menantikan firman Tuhan dan jawaban Tuhan untuk dapat disampaikan kepada bangsa Israel agar hati bangsa Israel tetap kuat dalam menghadapi pergumulan yang sedang terjadi.
        Saudara, erti dari kalimat “berdiri di tempat pengintaianku dan berdiri tegak di menara” adalah ia membawa segala pergumulan dan menantikan Tuhan dalam doa. Ia berusaha mencari wajah Tuhan dan kehendak-Nya melalui doa. Habakuk tidak jemu-jemu dalam menantikan jawaban Tuhan sebab ia telah menerima segala janji Tuhan, dan ia yakin apabila Tuhan berjanji pasti akan digenapi, seperti yang tertulis dalam II Petrus 3:9, ”Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, kerana Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.”
Lalu, bagaimana dengan kita, apakah kita saat ini sedang menantikan jawaban dari Tuhan atas pergumulan kita ? Jika ya, marilah kita naik ke “menara doa” yaitu masuk dalam doa, sebab ketika kita menantikan Tuhan dalam doa, maka kita akan mendapatkan tiga hal diantaranya :

1.Revelation (Wahyu)
Apabila kita membaca dalam I Korintus 12:1-11, maka kita akan temukan salah satu dari ketiga hal tersebut di atas. Pada ayat 3 dijelaskan bahwa seseorang dapat menyebut bahwa Yesus adalah Tuhan kerana di dalam orang tersebut ada Roh Allah, dan orang yang mendapat karunia bernubuat atau wahyu itupun oleh kerana karunia Roh. Jadi betapa pentingnya seseorang mendapatkan wahyu dari Tuhan, kerana wahyu merupakan firman yang langsung disampaikan melalui Roh Kudus. Untuk itu apabila kita saat ini sedang dalam pergumulan, maka janganlah kita semakin menjauh dari Tuhan dan mulai mengandalkan kekuatan kita sendiri, sebab firman Tuhan menasihatkan, ”Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN!” (Yeremia 17:5). Tetapi justru kita semakin dekat dengan Tuhan untuk mendapatkan wahyu dari Tuhan. Dan orang yang menanti-nantikan Tuhan akan mendapatkan kekuatan baru. Sementara kita menunggu, sangat memerlukan kesabaran. Sebab tanpa kesabaran seseorang tidak akan mendapatkan apa yang dirindukannya.

2. Wisdom (Hikmat)
Pada saat kita berdoa kepada Tuhan, maka kita akan mendapatkan hikmat. Dan hikmat yang kita dapatkan bukanlah hikmat yang dari dunia melainkan hikmat dari Tuhan, seperti yang tertulis dalam I Korintus 2:6-9, ”Sungguhpun demikian kami memberitakan hikmat di kalangan mereka yang telah matang, yaitu hikmat yang bukan dari dunia ini, dan yang bukan dari penguasa-penguasa dunia ini, yaitu penguasa-penguasa yang akan ditiadakan. Tetapi yang kami beritakan ialah hikmat Allah yang tersembunyi dan rahasia, yang sebelum dunia dijadikan, telah disediakan Allah bagi kemuliaan kita. . . . . . ”
Lalu, bagaimana kita dapat mengetahui bahwa kita telah menerima hikmat dari Tuhan. Saudara, ketika kita percaya bahwa Yesus adalah Tuhan maka di dalam diri kita ada Roh Allah. Dan apabila Roh Allah ada di dalam diri kita, maka kita akan memiliki pikiran Kristus, selain memiliki pikiran diri sendiri. Jikalau kita perhatikan dalam kehidupan sehari-hari maka kita akan melihat bahwa pada saat manusia mengajar manusia, maka itu pikiran manusia, sedangkan apabila Roh Allah ada di dalam hamba Tuhan, maka yang diajarkan oleh hamba Tuhan itu adalah pikiran Allah. Selanjutnya, apabila kita fokus kepada Tuhan dan mempersilahkan Roh Kudus berkuasa dalam kehidupan kita maka Roh Kudus itu akan memunculkan pikiran Allah, sehingga kita semua mendapat pikiran Allah / Wisdom (Hikmat). Itulah yang sulit diterima oleh orang dunia, sebab mereka tidak menerima Roh Allah. Oleh sebab itu, kita perlu banyak berdoa supaya kita semakin sensitif terhadap Roh Allah yang sentiasa memberikan input mengenai pikiran Allah. Dan tentunya pikiran Allah itu tidak dapat diterima dengan akal manusia, melainkan dapat diterima dengan iman.

3. Power (Kuasa)
Roh Allah itu dapat memunculkan kuasa dalam kehidupan kita, sehingga apa yang tidak pernah didengar oleh telinga, dan tidak pernah dilihat oleh mata maupun timbul dalam hati kita akan dipersiapkan bagi mereka yang mengasihi Dia. Pikiran Allah menciptakan iman yang dapat mengadakan mujizat.
Perlu kita perhatikan bahwa kita tidak dapat memaksakan masa penuaian itu, sebab tuaian kita tergantung dari apa yang kita tabur. Firman Tuhan itu datang dalam kehidupan kita namun belum nyata, tetapi Tuhan berjanji bahwa suatu hari pasti akan digenapi. Pada waktu kita menunggu jawaban dari Tuhan, waktunya tidak akan berlambat-lambat seperti yang dialami oleh Habakuk ketika menantikan jawaban Tuhan.  Tetapi kalau kita benar-benar bersikap tulus di hadapan Tuhan maka kita akan melihat kuasa Tuhan dinyatakan.

Kesimpulan
         Yang penting di sini ialah kerinduan untuk mendengar Suara Tuhan dan siap untuk melaksanakan apapun juga firman-Nya.   Beban terhadap bangsa dan kota mendorong Habakuk berdoa untuk meminta petunjuk dari Tuhan agar apabila ia memulai pekerjaan ia memulainya dengan wibawa, hikmat dan kuasa sehingga semua pekerjaannya berjaya.
Saya dan saudara/i adalah Habakuk akhir zaman yg rindu untuk membangun kerajaan Tuhan di muka bumi ini,  oleh itu marilah kita bertindak seperti Habakuk agar pekerjaan kita pun berhasil.
Sekian Tuhan Memberkati....

Sabtu, 14 Oktober 2017

PENGHAKIMAN TAKTAH PUTIH

PELAJARAN DARI DOA YABES



PENDAHULUAN
Jika anda bersetujuh bahawa doa adalah salah satu dari makanan rohani kita itu bererti kita sependapat.  Doa bukan hanya makanan rohani tetapi doa adalah komunikasi kita kepada Tuhan, walaupun anda tidak mendengar langsung suara Tuhan melalui telinga anda namun percayalah bahawa Tuhan masih tetap berbicara terhadap anda dalam berbagai cara agar anda akhirnya mengerti rencana-Nya bagi hidup anda.

Sejak semula Tuhan mempunyai rencana untuk anda dan saya, bahkan Tuhan telah memberikan janji-janji berkat kepada kita seperti ketika Tuhan berfirman kepada Abraham bahawa melalui keturunannya semua bangsa di bumi akan diberkati (Kej 22:18; kis 3:35 ), sudah pasti bahawa Tuhan Yesuslah yang dimaksudkan sebagai keturunan yang menjadi berkat bagi segala bangsa dibumi, bahkan Ia adalah jalan keselamatan (Yoh14:6).

Hari ini saya mengajak jemaat Tuhan untuk belajar dari Doa Yabes agar kita dapat meneladani keberhasilan peribadi yang bernama Yabes. Sipakah Yabes adalah pertanyaan yang baik sebagai pengenalan kerana dari pengenalan peribadilah kita dapat mengerti keberhasilan dalam hidupnya. 1 Taw 4:9  nama Yabes itu diberi ibunya kepadanya sebab katanya: "Aku telah melahirkan dia dengan kesakitan." Walaupun demikian alkitab mencatatkan bahawa Yabes lebih dimuliakan dari pada saudara-saudaranya, dalam bahasa spanyol nama Yabes bererti Tuhan mengabulkan doa, seperti doa Yabes Tuhan mengabulkan doa Yabes. Amen.

TEMA: DOA YABES

Teks dan Ayat Kunci: 1 Tawarikh 4:10

Yabes berseru kepada Allah Israel, katanya: "Kiranya Engkau memberkati aku berlimpah-limpah dan memperluas daerahku, dan kiranya tangan-Mu menyertai aku, dan melindungi aku dari pada malapetaka, sehingga kesakitan tidak menimpa aku!" Dan Allah mengabulkan permintaannya itu.

Pelajaran penting dalam doa Yabes terdiri dari empat bahagian iaitu:-

A.  MEMINTA TUHAN MEMBERKATI
Yabes berdoa kepada Tuhan “Kiranya Engkau memberkati aku berlimpah-limpah…” pelajaran penting yang kita dapat dari permohonan Yabes ini adalah kedalaman pengertian Yabes tentang janji-janji berkat Allah kepada mereka, yang di awali oleh janji berkat Allah kepada bapa leluhur mereka Abraham bahawasannya Allah akan memberkati keturunan Abraham dan memberikan kepada mereka tanah pusaka iaitu tanah Kanaan ( ruj seluruh kitab Kejadian; 22:18; kis 3:35).
Sebagai seorang pemimpin keluarga Yabes memohon diberkati Allah agar dia dapat menjadi berkat pada orang lain khususnya kepada keluarga, seperti slogan ini “Diberkati untuk Memberkati”.namun (Kis 20: 35b “…: Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima.” harus ditekankan disini agar jemaat belajar cara memberkati dengan memberi dengan murah hari sekalipun belum merasa diberkati.  Saya berikan contoh yang dikongsikan oleh Tuhan Yesus; (Markus 12:41-44) Pada suatu kali Yesus duduk menghadapi peti persembahan dan memperhatikan bagaimana orang banyak memasukkan uang ke dalam peti itu. Banyak orang kaya memberi jumlah yang besar.  Lalu datanglah seorang janda yang miskin dan ia memasukkan dua peser, yaitu satu duit.  Maka dipanggil-Nya murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang yang memasukkan uang ke dalam peti persembahan.  Sebab mereka semua memberi dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, semua yang ada padanya, yaitu seluruh nafkahnya.  
Berikut kisah lengkapnya.
"• seseorang bertanya pada bill gates, adakah orang yang lebih kaya dari dirimu ?....
• bill gates menjawab hanya satu orang. bertahun-tahun yang lalu, aku pergi ke bandara new york, aku membaca surat kabar yang digelar disana. aku tertarik pada salah satu surat kabar tersebut aku ingin membelinya ternyata koinku tidak cukup.
tiba-tiba seorang pria kulit hitam memanggil saya dan mengatakan koran ini untuk anda.
aku berkata, tapi koinku tidak cukup. dia berkata tidak masalah aku memberikan anda gratis
• setelah 3 bulan, aku pergi lagi ke bandara newyork. secara kebetulan cerita itu terjadi lagi, anak yang sama memberikan koran gratis. aku bilang aku tidak bisa menerimanya
lalu ia berkata, 'aku akan memberimu keuntungan dari apa yang telah aku lakukan.'
setelah lewat 19 thn, aku sudah kaya dan aku memutuskan untuk menemukan anak itu.
aku menemukannya setelah satu setengah bulan mencarinya.
aku bertanya padanya, kau kenal aku ? dia bilang ya, kau terkenal bill gates.
aku bilang, beberapa tahun yang lalu kau memberiku surat kabar gratis 2 kali. sekarang, aku ingin mengimbangimu. aku akan memberikan semua yang kau inginkan. pemuda kulit hitam itu menjawab,
"anda tidak dapat mengimbangiku!"
aku bilang kenapa? dia berkata : *"karena aku memberimu ketika aku miskin*, *sedangkan anda ingin memberi saya ketika anda kaya? jadi bagaimana kamu bisa mengimbangiku? bill gates bilang, kurasa pria kulit hitam itu lebih kaya dari aku,
*kita tidak harus menunggu kaya untuk memberi*
*karena adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima*..."
B.  MENINGKATKAN TANGGUNGJAWAB
“...dan memperluas daerahku,” Yabes berdoa supaya Tuhan memperluaskan daerahnya, Perluasan daerah “ Dalam konteks PL, perluasan wilayah tidak identik dengan penjajahan, melainkan supaya bangsa-bangsa lain mengenal Allah Israel (Mazmur 2:8). Nah, jika kita mahu mengaplikasikannya dalam kehidupan kita ini bererti semakin luas pengaruh kita semakin berat tanggungjawab yang kita pikul, semakin kita aktif dalam pelayanan semakin banyak tanggungjawab yang kita pikul.  Bermula dari menjaga karakter peribadi, menjaga keluarga agar tetap harmonis, menjaga sosial berjemaat dan lingkungan komuniti bermasyarakan berbilang suku bangsa dan agama.  Yabes memenuhi ciri-ciri ini saudara-saudariku, itulah sebabnya ia lebih dimuliakan berbanding saudara-saudaranya.
Sebabai pemimpin keluarga tanggungjawab kita ini harus dikerjakan dengan penuh semangat dan menjadi inspirasi kepada semua orang khususnya kepada ahli keluarga.  Apalagi jika kita ini merupakan pemimpin jemaat, hidup kita harus benar, rendah hati, ramah dan penuh kasih seperti Tuhan Yesus Kristus.
Hindarilah dari niat ingin berkuasa namun kita tidak dapat memberikan sumbangan peningkatan nlai rohani jemaat, sekiranya hal seumpama itu berlaku maka cepat-cepatlah bertaubat sebab engkau bukan sedang melawan manusia tetapi sedang menentang Tuhan.  Selalu merasa benar dan hanya melihat kelemahan dan kesalahan orang lain adalah sesuatu yang bahaya untuk kesihatan rohani.

C.  PENYERTAAN ALLAH
...Kiranya tangan-Mu menyertai aku,…” Yabes meminta pimpinan dan kekuatan Allah dalam kehidupannya sehari-hari.  Seperti yang terdapat dalam surat Yakobus ada menuliskan “…jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu.” (Yak 4: 15).  ini mengajar kita supaya dalam segala sesuatu yang kita lakukan penting sekali melibatkan Tuhan dalam perancangan kita.  Apapun perancangan kita sama ada dalam pekerjaan, keluarga, pelajaran, dan pelayanan kita harus meminta penyertaan Tuhan.  Dipendekkan cerita Firman Tuhan jelas mengatakan bahawa “Apa pun yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.” (Kol 3:23)
Hari ini saya mengajak semua jemaat Tuhan untuk tetap tinggal di dalam Kristus kerana “Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar.” (Yohanes 15:6)

D.  MEMOHON PERLINDUNGAN
“...dan melindungi aku dari pada malapetaka, sehingga kesakitan tidak menimpa aku!"  Perlindungan dari malapetaka. Yesus mengajarkan kepada para murid-Nya untuk berdoa dengan cara seperti ini: "Bapa kami yang di sorga. . . lepaskanlah kami dari pada yang jahat "(Mat 6:9,13). Yabes melihat Allah sebagai pembelanya dengan penuh keyakinan.
Yabes berdoa supaya hidupnya terlepas dari kesakitan. Allah mendengar dan menjawab doanya. Seperti doa Salomo yang penuh kerendahan hati, yang memohon agar diberikan hikmat (1 Raj 3:5-14), doa Yabes yang penuh dengan iman yang memohon agar diberkati juga dijawab oleh Allah. Keberhasilan yang dinikmati Yabes akhirnya melebihi rasa sakit di awal. Doa Yabes mengalahkan nama Yabes itu sendiri.
Hari ini, mari kita berdoa untuk perlindungan bagi orang-orang kudus Tuhan iaitu jemaat-Nya

KESIMPULAN
Doa Yabes menyatakan bahwa Yabes memahami apa yang tidak dipahami banyak orang – hanya ada satu Tuhan dan Dia harus menjadi pusat pekerjaan kita dan Dia ingin memberkati kita. Tetapi, kita harus terlebih dahulu memutuskan untuk mengundang Tuhan ke dalam hidup kita dan meminta berkat -Nya. Yabes ingin berhasil dan meningkatkan pengaruhnya bagi Tuhan. Jangkauan pengaruh yang spesifik tidaklah penting. Hal yang penting adalah ketika kita ingin mencapai tujuan yang kita miliki dengan Tuhan beserta kita. Amsal 16:3 menyatakan, Serahkanlah perbuatanmu kepada TUHAN, maka terlaksanalah segala rencanamu. Adalah penting untuk memahami dan mempraktikkan hal ini di dalam sebuah hubungan yang dekat dengan Tuhan.

YESUS MENGAJARKAN AGAR KITA BERDOA KEPADA BAPA SYURGAWI.  MINTA, CARI DAN KETUK DAN ENGKAU AKAN MENEMUKAN JAWAPAN.
(Mat7:7)

Jumaat, 13 Oktober 2017

WARISAN ABADI

TUHAN YANG MEMBANGUN EKKLESIA

PENDAHULUAN

Shellom saudara/I ku dalam Yesus Kristus, Tuhan kita, kasih karunia Allah menyertai kamu dan memelihara roh, jiwa dan tubuh kalian sampai maranata. Generasi Ekklesia sekalian, apakah anda masih berada dalam zon ekklesia atau anda telah beralih ke kehidupan yang lama atau anda telah membawa kehidupan yang lama ke kehidupan ekklesia sehingga terjadinya sinkretisme dalam kerohaniaan anda?  Disebapkan sinkretisme itu kehidupan rohani anda menjadi keliru dan itu menyebabkan anda tidak dapat membezakan apa itu kebenaran dan apa itu kejahataan?  Jika anda adalam generasi ekklesia, maka hiduplah dalam kebenaran yang dituntut oleh Yesus Kristus seperti yang difirmankan-Nya.  Ketepikanlah pendapat peribadi yang serong untuk membiarkan kebenaran firman Allah menguasai hati dan pikiran kita agar Yesus Kristus bertaktah dalam hati kita sebagai raja bahkan Tuhan dan juruselmat kita sekalian. Apa yang hendak saya sampaikan disini adalah sebagai generasi ekklesia kita harus sedar bahawa ekklesia tidak berbicara tentang bangunan gereja tetapi ekklesia berbicara tentang diri kita sebagai ekklesia (1 Kor 6: 19) Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, -- dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?.  Ekklesia harus dibanggun menjadi sebuah peribadi yang menyenangkan hati Allah dan untuk mencapai hal ini kita sebagai orang percaya harus melakukannya bersama-sama.  Teks Firman Tuhan yang saya kongsikan hari ini akan membimbing kita untuk mengerti bagaimana kita sebagai ekklesia dibangun di atas dasar yang teguh.

Teks:  Mazmur 127: 1
“…Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga.”

TEMA: TUHAN YANG MEMBANGUN EKKLESIA

“…sebab diluar aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa”(Yoh 15:5c) Terdapat 3 hal sekurang2nya yang harus dibangun didalam diri kita sebagai generasi ekklesia, iaitu:-

A. MEMBANGUN HUBUNGAN PERIBADI DENGAN TUHAN
Cara membangun hubungan dengan Tuhan ialah melalui DATANG KEPADA-NYA.
Mat 11: 28-30 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan."
Cara membangun hubungan dengan Tuhan yg kedua adalah BERTAUBAT.
Kisah Para Rasul  8:22 Jadi bertobatlah dari kejahatanmu ini dan berdoalah kepada Tuhan, supaya Ia mengampuni niat hatimu ini;
Cara membangun hubungan yang ketiga ialah BERDOA.  Doa adalah komunikasi dua hala antara kita dengan Tuhan.  Doa juga merupakan nafas rohani kita agar kerohanian kita tetap sihat, utuh dan kuat sampai kedatangan Yesus Kristus yang kedua kalinya.
Matius  26:41 Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah.

B.   MEMBANGUN IMAN DALAM DIRI MASING-MASING

Ibrani 11:1 Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.
Orang Benar akan hidup oleh Iman
Roma 1:16 Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani. Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: "Orang benar akan hidup oleh iman."

Tambahkan Iman
Lukas 17:5 Lalu kata rasul-rasul itu kepada Tuhan: "Tambahkanlah iman kami!"
Jawab Tuhan: "Kalau sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja, kamu dapat berkata kepada pohon ara ini: Terbantunlah engkau
Orang yang Beriman selalu merasakan manifestasi Kuasa Allah Cth:
Iman yang menyembuhkan perempuan yang mengalami pendarahan (Mat 8: 40-48)
Orang Lumpuh Berjalan (Luk 17: 19)
Orang buta Melihat (Luk 18: 42)

C.  MEMBANGUN KESAKSIAN YANG BENAR DAN KARUNIA PELAYANAN

Bagaiman membangun kesaksian yang benar? MENELADANI KRISTUS DALAM SEGALA SESUATU DENGAN MENJADI SERUPA DENGAN GAMBARAN-NYA.
Roma 8:29 Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara.
Kesaksian tentang Kasih Agape, nayatakan dalam perbuatan bukan setakat perkataan.
Yohanes 15:17 Inilah perintah-Ku kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain."
Membangun pelayanan sesuai karunia Roh Kudus.
Efesus 4:11-12 Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar, untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,


KESIMPULAN
Generasi Ekklesis yang diberkati Tuhan, marilah kita menjadi serupa dengan Kristus dan bukan semakin serupa dengan dunia ini. Roma 12:2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. Apabila kita benar-benar generasi ekklesia yang dipimpin Yesus Kristus maka semua perbuatan kita, kita akan lakukan untuk kemuliaan Tuhan. 2 Korintus 3:18 Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar.  Sebelum saya menghakirinya saya mahu membawa kita koreksi diri dengan beberapa pertanyaan, anda jawab dengan jujur dalam hati, tidak perlu mengtakan jawapan kepada saya, itu antara anda dan Tuhan.  Sebagai generasi ekklesia, apakah saya masih hidup dengan cara hidup yang lama?  Berapa intimkan saya dengan Kristus? Siapakan Dia bagi anda? Berapa kerapkan saya berdoa dalam sehari dan berapa kerapkah saya membaca Alkitab? Apakah saya generasi ekklesia yang mengasihi dan mengapuni seperti Kristus?
Pertanyaan-pertanyaan ini perlu anda jawab dengan Tuhan secara peribadi. Sekiranya anda belum sepenuhnya menjadi ekklesia Yesus Kristus, maka ini adalah kesempatan bagi anda untuk meninggalkan cara hidup yang lama dan mulai hidup untuk kristus.  Filipi  “1:21 Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.”, ketiak anda boleh mengatakan ini dengan iman itu ertinya anda telah benar-benar menjadi generasi ekklesia yang berkemenangan. Filipi 3:7 Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus.

warisan abadi

Kemuliaan Tuhan Memenuhi Bait-Nya

Khutbah menghurai satu masalah Pendahluan Tema yang ditetapkan oleh jemaat kemuliaan Tuhan memenuhi Bait-Nya.  Ketika saya berdoa kep...